Minggu, 04 Desember 2016

Kadin: Trump Harus Belajar dari Jokowi Soal Tax Amnesty




Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Perkasa Roeslani mengemukakan bahwa Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump harus belajar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), jika ingin mengimplementasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty di AS. Sebab, Indonesia telah lebih dulu melaksanakan program tersebut dan terbukti keberhasilannya.

Dia mengatakan, tax amnesty yang dilaksanakan di Indonesia menjadi nomor 1 terbaik di dunia. Karena itu, tak salah jika Negeri Paman Sam -julukan AS- mau belajar dari Indonesia mengenai program tersebut.

"‎AS chambers mengatakan Presiden mereka (Trump) kedepan akan mengeluarkan kebijakan pengembangan infrastruktur dan tax amnesty. Sama-sama familiar. Kalau gitu (Trump) harus bertemu dengan Presiden kita untuk mendapat advice kedepan," katanya dalam Pembukaan Rakernas Kadin di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Menurutnya, keberhasilan tax amnesty di Tanah Air telah menjaga momentum Indonesia untuk menutup defisit anggaran. Dengan begitu, berbagai program infrastruktur yang dicanangkan pemerintah pun tidak akan terkendala. "Dan keberhasilan tax amnesty menjaga momentum menutup defisit sehingga kita bisa investasi dalam program infrastruktur," imbuh dia.

Keberhasilan tax amnesty di Indonesia, tambahnya juga telah diakui dunia. Hal ini terbukti dengan membaiknya indeks kemudahan berbisnis (ease of doing business/EODB) dari peringkat 106 menjadi 91. "Ini diakui dunia. Kita bisa lihat peringkat EODB yang tadinya 106 jadi 91. Dan itu kenaikan tertinggi suatu negara dalam EODB," paparnya.

http://ekbis.sindonews.com/read/1159626/33/kadin-trump-harus-belajar-dari-jokowi-soal-tax-amnesty-1480570079

Tidak ada komentar:

Posting Komentar