Program pengampunan pajak atau tax amnesty ternyata membuka peluang bisnis baru. Peluang itulah yang ditangkap PT Aneka Tambang (Antam).
Seperti diketahui, pemerintah pada 8
Agustus lalu menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor
122/PMK.08/2016 tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak ke Dalam
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Penempatan pada Investasi
di Luar Pasar dalam Rangka Pengampunan Pajak.
Merujuk ketentuan itu maka dana yang
telah dialihkan dan ditempatkan pada rekening khusus bisa diinvestasikan
dalam logam mulia. Antam pun sudah siap menyediakan logam mulia
seberapa pun yang dibutuhkan para wajib pajak.
Sesuai syarat pada PMK itu maka logam mulia untuk investasi dari hasil tax amnesty
itu berbentuk emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen yang
diproduksi di Indonesia yang berakreditasi Standar Nasional Indonesia
(SNI) ataupun produsen anggota London Billion Market Asociation (LBMA).
Vice Presiden Marketing Sales and
Operation Support PT Antam, Muhidin mengatakan, perusahaan pelat merah
itu sudah siap mendukung program tax amnesty dengan menyediakan
sarana investasi. ”Kami belum menargetkan berapa banyak logam mulia
yang akan diproduksi, tapi berapa pun yang diminta kami siap
menyediakan," katanya di sela-sela pameran Indonesia Quality Expo (IQE)
di Jakarta, Selasa (8/11).
Karenanya, Antam tengah menjajaki kerja
sama dengan sejumlah bank. Di antaranya Bank Mandiri, BRI, Danamon,
Maybank, BCA dan Permata yang memang digunakan oleh banyak wajib pajak
untuk menyimpan dananya.
Menurut Muhidin, kelebihan berinvestasi
emas karena lebih kebal inflasi dibanding produk investasi lainnya.
"Masyarakat tidak usah ragu, seluruh produk maupun proses pembuatan
logam mulia Antam memenuhi SNI," ujarnya.
Dengan SNI, lanjut Muhidin, kualitas dan
kadar logam mulia 99,99 persen pun terjamin. Hal itu yang membedakan
dengan emas di toko perhiasan yang kadar kemurniannya sering lebih
rendah dibanding angka yang terteda.
"Saya berani jamin emas Antam benar-benar bagus dan sesuai kadarnya," ujarnya.
http://www.jpnn.com/read/2016/11/08/479601/Tax-Amnesty-Buka-Peluang-Besar-di-Investasi-Logam-Mulia-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar