Realisasi penerimaan pajak jelang dua bulan tutup tahun anggaran,
baru mencapai Rp870,95 triliun, atau terealisasi sebesar 64,27 persen
dari total target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara Perubahan 2016, sebesar Rp1.355 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution megatakan, hal tersebut tidak sesuai yang diharapkan pemerintah.
"Memang, kita harus menggerakkan pajak lebih kencang," jelas Darmin, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 8 November 2016.
Darmin mengakui, pelaksanaan program kebijakan pengampunan pajak, atau tax amnesty yang sudah berjalan selama dua periode terakhir, memang sedikit memberikan pengaruh bagi penerimaan pajak secara keseluruhan.
"Memang, adanya tax amnesty ini, penerimaannya melambat," katanya.
Maka dari itu, mantan Gubernur Bank Indonesia itu menegaskan, akan
mengerahkan seluruh aparat otoritas pajak, untuk mengamankan penerimaan
negara rutin. Upaya ekstra itu diharapkan, mampu meningkatkan penerimaan
pajak.
"Kami akan coba gerakkan aparat pajak, supaya penerimaan lebih baik," ungkapnya.
http://m.news.viva.co.id/news/read/845262-pemerintah-akui-penerimaan-pajak-terhambat-tax-amnesty
Tidak ada komentar:
Posting Komentar